Bambang Widjojanto: Penyidikan Kasus Anas Sesuai UU Tipikor

Bambang Widjojanto
Jakarta,VoxManado-Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto merupakan pimpinan yang menandatangani surat perintah penyidikan (Sprindik) Anas Urbaningrum. Bambang menegaskan penetapan seseorang menjadi tersangka di KPK tak bisa sembarangan. Semua dengan bukti kuat.
"KPK mempunyai kewajiban menjalankan amanat UU Tipikor. Bila seseorang diduga melakukan Tipikor maka tugas KPK adalah melakukan penyidikan, untuk mencari, apakah ada 2 alat bukti yang bisa dijadikan dasar justifikasi untuk menyatakan sebagai tersangka dan membawanya ke pengadilan," jelas Bambang saat dikonfirmasi, Minggu (3/3/2013).
Bambang menegaskan, apa yang dilakukan KPK semuanya berlandaskan pada aturan. "Sesuai UU KPK dan UU Tipikor. Dan KPK tidak dalam posisi mengomentari pernyataan siapapun selain menjalankan amanat UU di atas," tuturnya.
Sementara itu aktivis Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM Hifdzil Alim menuturkan, kasus Anas ini di internal demokrat seperti bermain petak umpet.
"Ketika ketua dewan pembina bilang tak boleh campur aduk antara politik dan hukum, tapi internal demokrat sendiri tak konsisten mendukung," imbuhnya.
Tak heran, banyak politisi yang melebarkan kasus ini. Padahal KPK bekerja sesuai aturan berdasarkan alat bukti. "Kalau mendukung kasus Anas diselesaikan KPK, maka semua yang berkaitan dengan kasus Anas jangan ditutup-tutupi partai," imbuhnya.
Isu soal KLB Demokrat juga jangan dihembuskan untuk mempengaruhi proses pemeriksaaan. "Jadi yang terpenting itu adalah konsistensi faktuil dukungan untuk memisahkan politik dan hukum," tegas Hifdzil.

Share this post :

Post a Comment

 
© 2013 - Fokus Sulut | Tabel Berita - Manado - Bitung - Tomohon - Kotamobagu - DPRD - Politik - Pemprov - Olahraga - Selebriti | Redaksi
| Desainer by Fokus Manado - Blogger